logo PA.png

on . Hits: 288

PA KOLAKA MENGHADIRI WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM DI UNIVERSITAS SEMBILANBELAS NOVEMBER KOLAKA

25-10-22 (1).png

Selasa, (25/10/2022) Ketua Pengadilan Agama Kolaka Marwan Wahdin, S.H.I didampingi oleh Panitera Muda Permohonan Abd. Rahman, S.H serta CPNS Analis Perkara Peradilan Aditya Aryo Nugroho, S.H dan Alip Pamungkas Raharjo, S.H menghadiri Workshop Pengembangan Kurikulum dengan tema “Pengembangan kurikulum Fakultas Hukum Menuju Merdeka Belajar Kampus Merdeka”. Acara ini diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka bertempat di aula Akper USN dan dihadiri oleh Instansi-instansi Pemerintah maupun swasta pada Kabupaten Kolaka.

25-10-22.png

Acara dimulai pada pukul 09.15 WITA dengan pemateri sesi pertama yaitu Dr. Lao Ode Santiaji Bande S.P. M.P Ketua LPPMP Universitas Halu Oleo dengan materi yang berjudul “Transformasi Kurikulum Program Studi Berbasis KKNI dan berorientasi MBKM”. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa pasar dunia kerja saat ini menuntut lulusan-lulusan Universitas perguruan tinggi diharuskan memiliki keahlian khusus agar dapat bersaing pada pasar dunia kerja, untuk itu diperlukan perubahan kurikulum ajar dengan fokus untuk melatih softskill mahasiswa sehingga mampu bertahan dalam persaingan dunia kerja. Pada kurikulum ajar yang baru ini mahasiswa akan banyak dibekali dengan kegiatan-kegiatan magang sehingga sejak masa perkuliahan Mahasiswa telah dilatih untuk mengadapi dunia kerja.

Pemaparan tersebut disambut positif oleh para hadirin dengan memberikan saran dan masukan untuk pengembangan kurikulum pada Perguruan Tinggi. Ketua Pengadilan Agama Kolaka Marwan Wahdin, S.H.I memberikan saran dan masukan terkait penguatan dasar-dasar ilmu hukum kepada mahasiswa khususnya terkait dengan Hukum Acara. Praktik di lapangan yang ditemukan pada Pengadilan Agama, masih ditemukan praktisi-praktisi hukum yang kurang menguasai dasar dalam ilmu beracara maupun asas-asas ilmu hukum sehingga membuat proses persidangan terhambat. Oleh karena itu Fakultas Hukum diharapkan dapat menemukan formula yang tepat untuk mendidik para calon sarjana hukum agar saat setelah lulus dapat menerapkan ilmu yang diterimanya secara baik dan benar. CPNS Analis Perkara Peradilan Aditya Aryo Nugroho, S.H juga memberikan saran dan masukan agar Universitas atau Perguruan Tinggi tidak melupakan fungsinya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan. Selain mendidik mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja, Perguruan Tinggi juga dituntut untuk menciptakan inovasi dan penemuan-penemuan baru, untuk itu Perguruan Tinggi perlu memperbaiki dan meningkatkan kualitas penelitian sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

25-10-22 (2).png

Pada sesi kedua, pemaparan disampaikan oleh Dian Esti Pratiwi, S.H., M.H., M.Kn, Dosen pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta dengan materi berjudul “Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Beliau menyampaikan bahwa dalam kurikulum MBKM harus turut melibatkan stakeholder-stakeholder lain yaitu instansi pemerintah dan swasta. Dengan turut dilibatkannya instansi pemerintah dan swasta sebagai mitra dalam kegiatan magang, maka Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung dengan dunia kerja sehingga setelah lulus mampu mengaplikasikan pengalaman tersebut untuk menghadapi persaingan dalam dunia kerja. Setelah pemaparan selesai dilanjutkan dengan sesi tanya jawab maupun masukan-masukan dari hadirin dan kemudian acara ditutp pada pukul 15.00 WITA. ( Aryo)

Add comment


Security code
Refresh

PTSP Online PA Kolaka