Kendari I pa-kolaka.go.id
Usai menundukkan Pengadilan Agama (PA) Unaaha di laga semifinal, tim bola voli putra PA Kolaka menghadapi "adik kandung" PA Lasusua yang mampu menumbangkan sang juara bertahan Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tenggara (PTA Sultra) di partai semifinal lain. Atas usaha dan upaya yang dilakukan, akhirnya PA Kolaka berhasil menjuarai cabang olahraga bola voli untuk kelompok putra.
Bertempat di lapangan voli PTA Sultra, babak puncak dilaksanakan tanggal 17 Agustus 2019. Kondisi demikian terjadi karena waktu yang tersedia tidak cukup untuk menuntaskan pertandingan. Keputusan panitia menyebutkan bahwa pertandingan akan dilanjutkan usai upacara Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di halaman PTA Sultra.
Bagi PA Kolaka, capaian tersebut merupakan target yang dicita-citakan. Beragam cara coba dilakukan untuk sampai pada hasil maksimal. Apalagi di kejuaraan yang sama sekira tiga tahun silam, tim volley ball putra sukses meraih peringkat tiga. Pengalaman yang bisa menumbuhkan optimisme tim dan rasa percaya diri.
Bukan proses mudah dilalui tim untuk mencapai hasil akhir yang menggembirakan. Dari enam kali bertanding, PA Kolaka hanya sekali kalah saat penyisihan grup. Satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan PA Kolaka adalah PTA Sultra.
Kekalahan dari PTA diproses pencarian juara pool dan runner up, menempatkan tim bola voli PA Kolaka berada di urutan kedua. Di babak penyisihan PA Kolaka berhasil mengalahkan PA Wangi-Wangi dan PA Raha. Kemudian dilanjutkan pencarian runner up terbaik, yang mempertemukan PA Kolaka dan PA Pasarwajo. Hasilnya PA Pasarwajo kalah di set ketiga.
Karena menang saat jumpa dengan PA Pasarwajo, akhirnya PA Kolaka masuk semifinal bersama PA Unaaha, PA Lasusua, dan PTA Sultra sendiri. Di laga semifinal, PA Kolaka menghadapi PA Unaaha. Skor akhir pertandingan diketahui dewi fortuna masih berpihak pada PA Kolaka.
Usai mengalahkan PA Unaaha di semifinal, selanjutnya PA Kolaka menghadapi PA Lasusua di partai puncak, salah satu satuan kerja baru pecahan PA Kolaka yang resmi beroperasi sejak November 2018. Kemudian, penentuan juara ketiga diperebutkan tim bola voli putra PTA Sultra versus PA Unaaha.
Berkat kerja keras dan cerdas, tetap mengontrol laju bola, serta senantiasa menjaga jarak poin dengan tim lawan, hasil yang diinginkan bisa tercapai. Setidaknya capaian demikian telah menunjukkan bahwa usaha yang dilakukan selama ini membuahkan hasil luar biasa. Juga bisa dikatakan ending pertandingan seakan mengobati luka beberapa cabang olahraga lain yang gagal “naik podium”.
Semoga saja, untuk di masa yang akan datang, capaian tertinggi PA Kolaka, khususnya cabang olahraga bola voli kelompok putra bisa dipertahankan.
(IH)


