Kendari I pa-kolaka.go.id
Di kejuaraan tenis meja putri antar satuan kerja (satker) lingkup Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Tenggara (PTA Sultra), tim Pengadilan Agama (PA) Kolaka memberi hasil tak terduga. Meski harus melewati lawan tangguh dari satker lain, capaian tim putri PA Kolaka membuahkan hasil sempurna.
Berlokasi di kantor PTA Sultra, usai sholat Jumat (16/8/2019), partai puncak tenis meja putri dilangsungkan. Even olahraga tenis meja tersebut merupakan bagian dari beragam kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-74, Mahkamah Agung ke-74, dan PTA Sulawesi Tenggara yang ke-24.
Di laga pamungkas, atlit tenis meja PA Kolaka bertemu dengan tim PA Andoolo. Sebelumnya PA Kolaka menghadapi PA Pasarwajo di partai semifinal. Sedang PA Andoolo menantang PA Bau-Bau. Kemenangan yang diraih PA Kolaka atas Pasarwajo memaksa PA Kolaka untuk jumpa PA Andoolo yang menang atas PA Bau-Bau.
Sebelumnya para srikandi PA Kolaka tersebut harus melewati babak penyisihan melawan PA Raha dan PA Kendari. Tentu bukan hal mudah ketika melewati ketatnya persaingan di Pool A. Formasi pertandingan yang harus menurunkan tiga pasang ganda, memaksa ofisial tim berpikir keras untuk mengatur strategi. Khususnya susunan pemain ketika akan bertanding.
Sedang PA Andoolo yang merupakan lawan tanding untuk merebut “medali emas” di kejuaraan tahunan lingkup PTA Sultra ini tergabung dalam Pool B bersama PA Pasarwajo dan PTA Sultra. Hasil pertandingan di grup tersebut menempatkan PA Pasarwajo sebagai runner up, dan PA Andoolo sebagai juara pool.
Efek strategi susunan pemain yang dilakukan PA Kolaka rupanya memberi pengaruh positif terhadap hasil akhir pertandingan. Sejak adu kekuatan di babak penyisihan, hal tersebut telah dilakukan saat jumpa Raha. Hal yang sama juga dilakoni ketika tanding dengan PA Pasarwajo di semi final.
Untuk komposisi pemain tenis meja putri PA Kolaka, atlit yang diturunkan sangat variatif. Bahkan mencakup beragam posisi di Keluarga Besar PA Kolaka. Pasangan ganda yang telah disepakati internal tim, masing-masing menurunkan Hasnawati, SHI dan Wa Ode Herniati. Nama pertama merupakan hakim PA Kolaka, sedang nama kedua adalah istri dari Wakil Ketua PA Kolaka.
Pasangan lain yang dipercayakan mewakili kontingen adalah Ilmiyawanti, S.H., yang juga Panitera Muda Permohonan PA Kolaka berpasangan dengan Kartini Sudiono, tenaga honor PA Kolaka. Sedang pasangan ketiga diamanahkan pada Maemunah, SHI, Sekretaris PA Kolaka bersama Irsanti, honorer PA Kolaka.
Atas hasil yang diluar dugaan sebelumnya, segenap keluarga besar PA Kolaka mengucapkan syukur dan berterima atas usaha para atlit. Ini merupakan kejutan yang membahagiakan. Semoga di kejuaraan yang sama di tahun-tahun berikutnya bisa dipertahankan.
(IH)


