Kolaka I pa-kolaka.go.id
Merata di seantero negeri, seluruh rakyat Indonesia memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Tak terkecuali bagi keluarga besar Pengadilan Agama (PA) dan Pengadilan Negeri (PN) Kolaka yang telah menyelenggarakan upacara bendera secara bersama-sama.
Bertempat di halaman kantor PA Kolaka, seremonial tahunan tersebut digelar pada Kamis (17/08/2017). Upacara dilaksanakan pagi hari, tepat pukul 06.30 WITA. Waktu pelaksanaan sengaja dilakukan lebih awal agar bisa serentak bagi warga peradilan sesuai instruksi Mahkamah Agung (MA).
Pada tahun 2017 ini yang bertindak sebagai tuan rumah adalah PA Kolaka. Kebijakan ini bukan tanpa alasan dilakukan. Sudah menjadi tradisi, pada setiap upacara memperingati detik-detik proklamasi, penyelenggara penaikan bendera tersebut dilakukan secara bergantian antara PA dan PN Kolaka.
Berdasar pada alasan tersebut, bagi PA Kolaka ini kesempatan berharga yang harus dimanfaatkan maksimal. Semangat ingin tampil yang terbaik, sejak jauh-jauh hari para personil upacara sudah mengasah kemampuan. Terutama dalam menjaga kekompakan untuk tertibnya rangkaian prosesi sakral tersebut.
Hal lain yang menjadi perhatian serius adalah kesiapan tempat upacara. Kesungguhan menata setiap sudut lapangan juga dilakukan tak asal-asalan. Hasilnya pun tampak kelihatan di hari pelaksanaan. Gelaran karpet merah menjadi nilai tambah, menambah khidmatnya pelaksanaan upacara.
Karena ini adalah upacara gabungan, maka sesuai kebiasaan yang sudah terjadi di tahun-tahun sebelumnya, yang menjadi pembina upacara dilakukan secara bergantian. Jika penyelenggara adalah PN, maka yang menjadi “inspektur” upacara ada Ketua PA. Begitupun sebaliknya.
Karena kali ini PA yang diamanahi menjadi tuan rumah dan penyelenggara kegiatan upacara. Maka yang menjadi pembina upacara adalah pimpinan PN Kolaka, dalam hal ini Wakil Ketua PN Kolaka.
Pandangan menarik dari penyelenggaraan upacara kali ini, yang juga terjadi pada daerah-daerah lain di seluruh tanah air adalah pemberian “tanda penghargaan” kepada beberapa hakim dan sejumlah pegawai. Apresiasi tersebut diberikan atas capain beberapa tahun masa kerja sebagai abdi negara, baik oleh Presiden maupun oleh Ketua MA.
Untuk kemeriahan rutinitas tahunan tersebut, setelah upacara selesai, dilanjutkan dengan beberapa kegiatan lomba. Hingga kemudian, menjelang matahari tergelincir, semua rangkaian kegiatan tuntas dilaksanakan. Dan insyaAllah di tahun yang akan datang (2018) akan diadakan acara yang sama di PN Kolaka.
(ilmanhasjim)


